PRAKTIK KEWIRAUSAHAAN GEREJA

Upaya Gereja Pentakosta dalam Mengentaskan Kemiskinan di Kota Wamena

  • Mika Daddu Ngedi STT Arastamar Wamena
Kata Kunci: Kewirausahaan, Kemiskinan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan praktik-praktik kewirausahaan gereja beraliran pentakostal dalam mengentaskan kemiskinan di Kota Wamena. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran sekuensial eksplanatori yakni metode di mana peneliti terlebih dahulu melakukan penelitian kuantitatif, menganalisis hasil dan kemudian menyusun hasil untuk menerangkannya secara lebih terperinci dengan penelitian kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah GPdI Elshaddai Wamena dan GPdI Elroi Wamena yang dipilih secara purposif yakni jemaat yang melakukan praktik kewirausahaan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui angket, observasi dan wawancara. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis secara kuantitatif yakni melalui tabel distribusi frekuensi relatif, dan selanjutnya dideskripsikan secara kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 132 orang jemaat GPdi Elshaddai Wamena dan 156 orang jemaat GPdI Elroi Wamena telah melakukan praktik kewirausahaan dalam jemaat dengan baik. Praktik-praktik kewirausahan yang dilakukan oleh GPdi Elshaddai Wamena dan GPdI Elroi Wamena telah berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan di Kota Wamena.

 

Referensi

BPS Kabupaten Jayawijaya. (2018). Data Angka Kemiskinan di Jayawijaya 2018. Wamena: BPS Kabupaten Jayawijaya.

BPS Propinsi Papua. (2018). Keadaan Kemiskinan di Provinsi Papua. Jayapura: BPS Propinsi Papua.

Creswell, J. W. (2016). pendekatan Metode Kualitatif, kuantitatif, dan Campuran (Vol. 3). https://doi.org/https://doi.org/10.3929/ethz-b-000238666

Ilmi, S. (2018). Konsep Pengentasan Kemiskinan Perspektif Islam. Al-Maslahah Jurnal Ilmu Syariah, 13(1), 67. https://doi.org/10.24260/almaslahah.v13i1.918

Julianto, Si. (2017). Kewirausahaan Jemaat: Sebuah Alternatif Berteologi. WASKITA, Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 151–183.

Landyanto, E. A. (2014). Strategi Alternatif Penanggulangan Kemiskinan di Papua Melalui Pengembangan Keuangan Mikro.

Malik, A., & Mulyono, S. E. (2017). Pengembangan Kewirausahaan Berbasis Potensi Lokal melalui Pemberdayaan Masyarakat. Journal of Nonformal Education and Community Empowerment, 1(1), 87–101. https://doi.org/10.15294/pls.v1i1.15151

Nugroho, F. J. (2019). Gereja dan Kemiskinan: Diskursus Peran Gereja di Tengah Kemiskinan. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 107–109.

Purwanto, A., Erwan, & Sulastyastusi, D. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif, untuk Administrasi Publik, dan Masalah-masalah Sosial. Yogyakarta: Gava Media.

Risviantika, Wulandari, K., & Evi. (2017). Pengentasan Kemiskinan Melalui Kewirausahaan: Tinjauan Teoretis dalam Pendekatan Strenght Prespektif. Seminar Nasional Manajemen Dan Bisnis Ke-3. Jember: Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember.

Sudijono, A. (2010). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grasindo Persada.

Sukirman, S. (2017). Jiwa Kewirausahaan dan Nilai Kewirausahaan Meningkatkan Kemandirian Usaha melalui Perilaku Kewirausahaan. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 20(1), 117. https://doi.org/10.24914/jeb.v20i1.318

Wahyu, T. (2009). Kemiskinan dan Bagaimana Memeranginya. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(7), 56–65.

Diterbitkan
2019-06-27
##submission.howToCite##
Ngedi, M. D. (2019). PRAKTIK KEWIRAUSAHAAN GEREJA. VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN, 1(1), 19-37. https://doi.org/10.35909/visiodei.v1i1.8
Bagian
Artikel
Abstrak viewed = 98 times
PDF downloaded = 98 times