PERAN GEREJA DALAM PENGEMBANGAN PROGRAM KEWIRAUSAHAAN DI ERA DIGITAL

  • Purnama Pasande STT Star's Lub Luwuk Banggai
  • Ezra Tari STAK Negeri Kupang
Kata Kunci: Kewirausahaan, Gereja, era digital

Abstrak

Peran Gereja dalam mengembangkan program kewirausahaan dalam menghadapi era digital adalah mencoba tantangan baru melalui aplikasi. Banyak model pengembangan kewirausahaan misalnya, Gereja dengan mall satu lokasi. Ada juga koperasi, menjual makanan ringan, usaha kecil dan menengah, warung makan dan lain-lain. Gereja dituntut untuk kreatif dalam memngembangkan kewirausahaan, terutama di era digital ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode penelitian kualitatif. Di mana metode kualitatif bersifat deskriptif analisis. Peneliti menemukan keragaman kewirausahaan, sehingga tidak ada yang sama persis dengan yang lain. Karena itu, Gereja harus aktif baik dalam pemenuhan kebutuhan rohani maupun jasmani.

Referensi

Afandi, Y. (2018). Gereja Dan Pengaruh Teknologi Informasi “Digital Ecclesiology.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 1(2), 270–283. https://doi.org/10.34081/fidei.v1i2.12

Andriono, T. (2017). Bagaimana Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Badriah, L. S. (2014). Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Sebagai Upaya Menghadapi Era Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Sustainable Competitive Advantage (SCA), 21–33. Retrieved from http://jp.feb.unsoed.ac.id/index.php/sca-1/article/view/655

Budiyanto, H. (Universitas M. M. (2017). Program Pengembangan Kewirausahaan Dalam Bentuk Inkubator Bisnis Di Perguruan Tinggi Bagi Mahasiswa Pemilik Usaha Pemula. Seminar Nasional Sistem Informasi (Senasif) 2017, (September), 385–394. Retrieved from https://seminar.unmer.ac.id/index.php/senasif/2017/paper/view/33/39

Buono, G. H. (2017). Keterlibatan Gereja dalam Latihan Kewirausahaan Pemuda. Retrieved April 7, 2019, from http://gkjwtunglur.blogspot.co.id/2017/03/basar-pemuda-gkjw-jemaat-tunglur.htm

DBS. (2017). Mendorong Wirausaha Baru di Era Digital. Retrieved May 27, 2019, from www.dbs.com website: https://www.dbs.com/spark/index/id_id/dbs-yes-asset/files/(Riset 2) Mendorong Wirausaha Baru di Era Digital.pdf

Harjono, B. (2011). Bahan Ajar Kewirausahaan. STT INTI.

Hartono, H. (2018). Mengaktualisasikan Amanat Agung Matius 28 : 19-20 dalam Konteks Era Digital. KURIOS (Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen), 4(2), 19–20. Retrieved from www.sttpb.ac.id/e-journal/index.php/kurios

Haryani, S. (2017). Pengaruh Lingkungan Kewirausahaan Terhadap Pengembangan Wirausaha Di Kabupaten Sleman. EKUITAS (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 1(1), 24. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2017.v1.i1.1841

Jalil, A. (2015). Teologi Wirausaha. ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman, 6(2), 203. https://doi.org/10.15642/islamica.2012.6.2.203-214

Julianto, Si. (2017). Kewirausahaan Jemaat: Sebuah Alternatif Berteologi. WASKITA, Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 151–183.

Juliawati, N. (2018). Membangun Kewirausahaan: antara Digital Ekonomy dan Human Economy. Bandung.

Marbun, D. P., & Kaihatu, V. A. M. (2016). Pemahaman Uang dan Usaha Menuju Kewirausahaan. Prosiding Seminar Nasional Psikologi UMG. Tangerang Selatan: Universitas Pembangunan Jaya.

Nababan, T. S. (2011). Gereja dan Kesejahteraan Warga Dalam Perspektif Ekonomi Kerakyatan. MPRA Paper No. 49096, 1–10.

Rahadi, D. R. (2018). Analisis Sektor Usaha Kecil & Menengah Menjadi Model Kewirausahaan Sosial Berbasis Ekonomi Kreatif. Jurnal Manajemen Dan Bisnis Indonesia, 4(2), 159–173. https://doi.org/10.31843/jmbi.v4i2.115

Rini, A. D. (2016). Relevansi Sustainability, Accountability, Transparency Program Entrepreneurial University terhadap Sikap Komunitas Gereja. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 6(3), 1–14. https://doi.org/10.18202/jamal.2015.12.6035

Rizky, D. A. (2018). Studi Perbandingan Gaya Kepemimpinan Kerja Tim, Kultur Organisasi, dan Intensi Berwirausaha pada Pegawai Lembaga Pemasyarakatan A, B dan C. Journal of Government and Civil Society, 1(1), 1. https://doi.org/10.31000/jgcs.v1i1.275

Rosmiati, R., Junias, D. T. S., & Munawar, M. (2015). Sikap, Motivasi, Dan Minat Berwirausaha Mahasiswa. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan (Journal of Management and Entrepreneurship), 17(1), 21–30. https://doi.org/10.9744/jmk.17.1.21-30

Saragih, I. (2017). MEMBANGUN USAHA KREATIF, INOVATIF DAN BERMANFAAT MELALUI PENERAPAN KEWIRAUSAHAAN SOSIAL Rintan. Jurnal Kewiraushaan, 3(2), 50–58.

Sianturi, R. P. (2014). Komunitas Virtual Kristen: Era Baru Eklesia dalam Konteks Virtual dan Kontribusinya bagi Kebangsaan Beragama di Indonesia. Gema Teologi, 38(1), 97.

Sitompul, R. P. (2017). Pelayanan Pemuda di Era Teknologi Digital. Jurnal Antusias, 5(1).

Sumbung, G., Suman, A., Kliwon, H., & Paulus, K. (2012). Peran Gereja Dalam Peningkatan Ekonomi Masyarakat Di Tomohon Sulawesi Utara. Wacana, 15(4).

Supriyanto, I. G. (2012). Pengaruh Persepsi mahasiswa tentang Pendidikan Kewirausahaan Terhadap Kepercayaan Diri dan Motivasi Mahasiswa Program Studi Akuntansi (Studi Kasus pada Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama). Perkembangan Peran Akuntansi Dalam Bisnis Yang Profesional. Bandung: SNAB 2012.

Suwardana, H. (2017). Revolusi Industri 4.0 Berbasis Revolusi Mental. ATI UNIK 2017, Vol . 1 No. 2 Hal 102-110, 1(2), 102–110. https://doi.org/http://ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/jatiunik/article/view/117/0

Tafonao, T. (2019). KEPRIBADIAN GURU KRISTEN DALAM PERSPEKTIF 1 TIMOTIUS 4 : 11-16. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili Dan Pembinaan Warga Jemaat, 3, 62–81.

Tari, E. (2018). Teologi Tongkonan: Berteologi dalam Konteks Budaya Toraja. Epigraphe: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristen, 2(2), 93–102.

Tomatala, Y. (2010). Spiritual Enterpreneurship Anda Juga Bisa Menjadi Enterpreneur Rohani. Jakarta: YT Leadership Foundation.

Zimmerer, T. W., Scarborough, N. M., & Wilson, D. (2008). Essentials of Enterpreneurship and Small Bussiness Management. New Jersey: Pearson Pretice Hall Inc.

Diterbitkan
2019-06-27
##submission.howToCite##
Pasande, P., & Tari, E. (2019). PERAN GEREJA DALAM PENGEMBANGAN PROGRAM KEWIRAUSAHAAN DI ERA DIGITAL . VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN, 1(1), 38-58. https://doi.org/10.35909/visiodei.v1i1.6
Bagian
Artikel